Minggu, 23 Oktober 2016

Cinema World, Jendela Wajah Dunia

Tahun 2016 sudah sampai di bulan ke-10 dan saya masih belum menuliskan apa-apa di blog ini? Waduh!

Sudah lama tidak menulis ternyata bikin canggung ya! Bingung mau nulis apa dan bagaimana menuliskannya. Hehe..

Oke, kali ini saya mau sedikit bercerita tentang menonton film di rumah. Saya bukan movie freak tapi suka nonton kalau memang lagi ingin nonton. Karenanya, saya tak pernah mengejar-ngejar film terbaru. Santai saja.

Kami menggunakan televisi berlangganan. Salah satu kanalnya adalah Cinema World. Saya suka sekali kanal ini. Awalnya, saya merasa aneh menonton film di kanal ini. Bagaimanapun, saya terbiasa menyaksikan film produksi Hollywood. Begitu menonton film di Cinema World tentunya harus membiasakan diri dulu. Selain bahasa yang beraneka ragam di telinga, kualitas gambar dan cerita yang disajikan juga berwarna.

Lama-lama saya menyukainya. Saya tak perlu repot memahami dialog karena toh ada subtitle Bahasa Indonesia hehe. Dan tentu saja ini kan film; jadi akting para aktor dan aktris memengaruhi walau penonton bukanlah pengguna bahasa mereka. Iya dong..

Menyaksikan film dari berbagai negara meyakinkan saya bahwa manusia di mana pun ya sama saja. Permasalahan pun kurang lebih sama. Kebanyakan yang saya tonton adalah film drama. Permasalahan yang diangkat tentunya seputar human interest. Cinta, persahabatan, komitmen, tanggung jawab, pengkhianatan, keserakahan; semuanya tak asing, bukan?

Film-film yang ditayangkan sebagian besar pernah mendapatkan penghargaan berbagai ajang festival film. Dan atau film-film box office di negaranya. Asik kan?

Beberapa film yang saya suka di antaranya, Rock The Casbah dari Maroko, Metro Manila dari Filipina, Das Leben Der Anderen dari Jerman, La Playa de Los Ahogados dari Spanyol, Lobos Sucios dari Spanyol, Besser als Du dari Jerman, dan lainnya yang saya lupa judulnya dan agak repot kalau harus googling satu-satu hehe. Film-film yang ditayangkan juga relatif baru. Setidaknya tidak sampai 10 tahun ke belakang. Ya buat saya sih segitu masih lumayan lah.

Mau tahu seperti apa film-film ini? Berikut cuplikannya yang saya ambil dari Youtube:








Sayangnya, saya belum pernah menonton film Indonesia di kanal ini. Padahal film-film Indonsia juga banyak yang bagus dan layak disaksikan penonton di seluruh dunia. Kita tunggu saja :)

2 komentar:

  1. waaah... film nya keren2.

    Lobos sucios. Penasaran. Liat ah nanti

    BalasHapus
    Balasan
    1. Film2 bagus mba Ahliah..
      Terima kasih sudah berkunjung :)

      Hapus